It was truly an honor. I know it is a really late post. I would like to remember this chance for a whole life time. Arigatoo :')
Showing posts with label college. Show all posts
Showing posts with label college. Show all posts
Wednesday, March 9, 2016
Ya mungkin ini sudah sangat terlambat. Alhamdulillah, sebuah kesempatan untuk pertama kalinya diwawancarai dan hasilnya tertera pada koran. Rasanya deg-degan sewaktu ditanya mengenai hal-hal yang sebenernya sering ditanyakan pula oleh orang-orang pada umumnya, ya mengenai pengalaman apa yang didapatkan selama kuliah, suka dan duka, dan sebagainya.
It was truly an honor. I know it is a really late post. I would like to remember this chance for a whole life time. Arigatoo :')
It was truly an honor. I know it is a really late post. I would like to remember this chance for a whole life time. Arigatoo :')
Tuesday, January 12, 2016
Juni hingga Agustus 2015 jadi momen tak terlupakan dalam sejarah perkuliahan gue. Kenapa? Jadi, di bulan penuh cerita ini, untuk mahasiswa semester enam dihadapkan pada yang namanya KKN-P (Kuliah Kerja Nyata berbasis Profesi). Sebutannya sih selalu berganti seiring berjalannya waktu, dari yang KKN, KKP, KKBM hingga saat ini KKN-P (kalo gak salah urutannya begitu ya, hehehe). Oh ya, kegiatan ini WAJIB dan nilainya termasuk ke dalam KRS (Kartu Rencana Studi) kita selama kuliah, so memang kegiatan ini gak main-main. Apalagi membawa nama baik universitas.
Untuk tahun ini, kampus gue melaksanakan kegiatan KKN-P ke 13 wilayah di Indonesia. Menurut gue, cukup tersebar merata dibandingkan tahun lalu, walau mungkin terlihat hanya tersebar di sebagian besar Pulau Jawa. Wilayah tersebut dari yang terjauh hingga terdekat: Kabupaten Natuna, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tegal, Kabupaten Lebak, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bogor. Tahun ini yang baru adalah wilayah Jepara, dimana itu lokasi KKN-P gue. Yay!
Nah, selama KKN-P ini kita dibentuk ke dalam satu tim/kelompok. Kelompok ini pun beranggotakan kurang kebih 5-8 orang. Kebetulan untuk kelompok gue, ada 5 orang termasuk gue. Kita bener-bener diacak (gue sendiri gak paham bagaimana pembagiannya), yang jelas kita mewakili fakultas kita masing-masing. Ah, memang tidak semua fakultas mengikuti kegiatan ini. Hanya 5 dari 9 fakultas yang tergabung dalam KKN-P 2015 ini.
Kembali ke judul postingan ini, gue akan beberkan masing-masing anggota kelompok gue ya! Urutan ini berdasarkan penulisan pembagian kelompok yang ternyata diurutkan dari alfabet NIM (Nomor Induk Mahasiswa). Bocoran: NIM gue akan selalu terletak di paling belakang atau nyaris, hehehe. Untuk kali ini sih, jadi paling belakang...
1. Akbar Alif Pribadi
Pertama kali jumpa, "beliau" ini pake baju olahraga, lengan panjang. Diajak diskusi, ngomongnya bener-bener seperlunya. Antara hemat ngomong atau lagi puasa ngomong. Kalo kata pepatah, kau yang memulai, kau pun yang mengakhiri, kalo dia malah jadinya lu yang memulai, gue mau mengakhiri... Overall, lelaki yang akrab disapa Akbar yang banyak fansnya ini, sukanya baca novel roman roman atau klasik semacamnya, baru bisa pake line hahaha, terus sekarang demen banget re-line akun puisi puisi buat cewenya (padahal gatau yah dibaca apa kagak hahaha), gak suka ikan ikanan dan sejenisnya, dan bisa diandalkan. Oh, ya panggilan buat beliau ini bermula Om dan menjadi Ayah.
2. Jawahirul Arifah
Miriiiiiiiiipnya gak ketulungan sama dosen gue di kampus hehehe. Sikapnya juga hampir sama pula! Semangat banget dan ngomongnya cepet nan banyak, jadi bikin suasana akan selalu ramai. Gue paling suka kalo Mamah (panggilan baru hingga sekarang, sebelumnya tante) lagi ngomong bahasa Jawa, udah gitu medok, gue berasa lagi mudik dan berasa suasana keluarganya. Mamah ini demennya pasti jajan, kayak gue hahaha, terus tiap pagi suka minum susu atau kopi atau apa aja yang lagi dipengen. Suka anak kecil juga kayak gue, perhatian sekaliii, suka foto-foto, dan yang paling gue inget suka meleng kalo lagi ngendarain motor sampe gue harus menyadarkannya hahaha.
3. Choirunnisa
Bude nama panggilannya, hahaha padahal mah Ica. Pinter bener dah gak boong, gue banyak belajar darinya (cieee). Bude ini kalo makan banyak bener, tapi badannya tetep langsing, bikin cewe cewe yang lain iri deh, kecuali gue kok. Biasanya kalo malem, pasti telfonan di kamar terus hingga yang lain kembali ke kamar, masih juga telfonan, sampe gue udah nambah makanannya, masih juga telfonan, hahaha. Sukanya pake kaos kaki kemana mana sampe pernah saking gak hati-hatinya, kaos kakinya kena 'oleh-oleh' sehingga harus diasingkan... Oh ya, punya kekuatan spesial lho bude ini. Bukan selain dia bisa tahu siapa yang ada di hati gue, tapi, dia bisa mengetahui apa yang sedang berada di belakangmu........
4. Arifatush Yuni Haryanti
Sefakultas sama gue, pernah satu kelompok waktu MOS, pernah apalagi ya gatau, tapi tetep aja dia tau gue sewaktu sekelompok di KKN ini. Maklum lah, dah nenek nenek, tapi gamau ngaku, maunya dipanggil Mami, jadi kita turutin, biar seneng dan badannya tetep sehat, hahaha. Mami gue ini pinter juga lho, medok juga, bisa diandalkan juga, dan serba bisa deh, cuma satu yang dai gabisa, gak bisa kurus, hahaha. Selama di sana, bawaan dia bercanda terus, jadi kalo ada mami pasti semua tertawa karena ada aja yang di-guyon-in nya. Bisa masak juga, jadi udah cucok jadi istri, cuma calonnya yang fix belom datang..... Mami ini yang paling gue inget adalah sabarnya, sabarnya menghadapi gue yang petakilan dan jadi teman tidur di setiap malam.
Sebenernya ada banyak bangeeet yang pengen diungkapkan lagi, tapi biarlah ucapan dari gue (yang baik-baiknya aja kok) biar jadi doa aja nanti yaaa, hehehe. So, kegiatan ini bener-bener dari temen yang gak kenal satu sama lain jadi saudara seibu sebapak. Dari bau kentut, kebiasaan aneh, alergi, ketakutan, dan hal lainnya udah gak asing lagi buat dibedakan satu sama lainnya. Walau dosen gue berpesannya "hati-hati yang pacaran bisa putus" atau "yang jomblo jadi bisa couple" bagi gue tetep "from friends to family". Jangan lupakan gue ya, keluarga KECIL Watuaji!!!
Untuk tahun ini, kampus gue melaksanakan kegiatan KKN-P ke 13 wilayah di Indonesia. Menurut gue, cukup tersebar merata dibandingkan tahun lalu, walau mungkin terlihat hanya tersebar di sebagian besar Pulau Jawa. Wilayah tersebut dari yang terjauh hingga terdekat: Kabupaten Natuna, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Jepara, Kabupaten Brebes, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Tegal, Kabupaten Lebak, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten Bogor. Tahun ini yang baru adalah wilayah Jepara, dimana itu lokasi KKN-P gue. Yay!
Nah, selama KKN-P ini kita dibentuk ke dalam satu tim/kelompok. Kelompok ini pun beranggotakan kurang kebih 5-8 orang. Kebetulan untuk kelompok gue, ada 5 orang termasuk gue. Kita bener-bener diacak (gue sendiri gak paham bagaimana pembagiannya), yang jelas kita mewakili fakultas kita masing-masing. Ah, memang tidak semua fakultas mengikuti kegiatan ini. Hanya 5 dari 9 fakultas yang tergabung dalam KKN-P 2015 ini.
Kembali ke judul postingan ini, gue akan beberkan masing-masing anggota kelompok gue ya! Urutan ini berdasarkan penulisan pembagian kelompok yang ternyata diurutkan dari alfabet NIM (Nomor Induk Mahasiswa). Bocoran: NIM gue akan selalu terletak di paling belakang atau nyaris, hehehe. Untuk kali ini sih, jadi paling belakang...
1. Akbar Alif Pribadi
Pertama kali jumpa, "beliau" ini pake baju olahraga, lengan panjang. Diajak diskusi, ngomongnya bener-bener seperlunya. Antara hemat ngomong atau lagi puasa ngomong. Kalo kata pepatah, kau yang memulai, kau pun yang mengakhiri, kalo dia malah jadinya lu yang memulai, gue mau mengakhiri... Overall, lelaki yang akrab disapa Akbar yang banyak fansnya ini, sukanya baca novel roman roman atau klasik semacamnya, baru bisa pake line hahaha, terus sekarang demen banget re-line akun puisi puisi buat cewenya (padahal gatau yah dibaca apa kagak hahaha), gak suka ikan ikanan dan sejenisnya, dan bisa diandalkan. Oh, ya panggilan buat beliau ini bermula Om dan menjadi Ayah.
2. Jawahirul Arifah
Miriiiiiiiiipnya gak ketulungan sama dosen gue di kampus hehehe. Sikapnya juga hampir sama pula! Semangat banget dan ngomongnya cepet nan banyak, jadi bikin suasana akan selalu ramai. Gue paling suka kalo Mamah (panggilan baru hingga sekarang, sebelumnya tante) lagi ngomong bahasa Jawa, udah gitu medok, gue berasa lagi mudik dan berasa suasana keluarganya. Mamah ini demennya pasti jajan, kayak gue hahaha, terus tiap pagi suka minum susu atau kopi atau apa aja yang lagi dipengen. Suka anak kecil juga kayak gue, perhatian sekaliii, suka foto-foto, dan yang paling gue inget suka meleng kalo lagi ngendarain motor sampe gue harus menyadarkannya hahaha.
3. Choirunnisa
Bude nama panggilannya, hahaha padahal mah Ica. Pinter bener dah gak boong, gue banyak belajar darinya (cieee). Bude ini kalo makan banyak bener, tapi badannya tetep langsing, bikin cewe cewe yang lain iri deh, kecuali gue kok. Biasanya kalo malem, pasti telfonan di kamar terus hingga yang lain kembali ke kamar, masih juga telfonan, sampe gue udah nambah makanannya, masih juga telfonan, hahaha. Sukanya pake kaos kaki kemana mana sampe pernah saking gak hati-hatinya, kaos kakinya kena 'oleh-oleh' sehingga harus diasingkan... Oh ya, punya kekuatan spesial lho bude ini. Bukan selain dia bisa tahu siapa yang ada di hati gue, tapi, dia bisa mengetahui apa yang sedang berada di belakangmu........
4. Arifatush Yuni Haryanti
Sefakultas sama gue, pernah satu kelompok waktu MOS, pernah apalagi ya gatau, tapi tetep aja dia tau gue sewaktu sekelompok di KKN ini. Maklum lah, dah nenek nenek, tapi gamau ngaku, maunya dipanggil Mami, jadi kita turutin, biar seneng dan badannya tetep sehat, hahaha. Mami gue ini pinter juga lho, medok juga, bisa diandalkan juga, dan serba bisa deh, cuma satu yang dai gabisa, gak bisa kurus, hahaha. Selama di sana, bawaan dia bercanda terus, jadi kalo ada mami pasti semua tertawa karena ada aja yang di-guyon-in nya. Bisa masak juga, jadi udah cucok jadi istri, cuma calonnya yang fix belom datang..... Mami ini yang paling gue inget adalah sabarnya, sabarnya menghadapi gue yang petakilan dan jadi teman tidur di setiap malam.
Sebenernya ada banyak bangeeet yang pengen diungkapkan lagi, tapi biarlah ucapan dari gue (yang baik-baiknya aja kok) biar jadi doa aja nanti yaaa, hehehe. So, kegiatan ini bener-bener dari temen yang gak kenal satu sama lain jadi saudara seibu sebapak. Dari bau kentut, kebiasaan aneh, alergi, ketakutan, dan hal lainnya udah gak asing lagi buat dibedakan satu sama lainnya. Walau dosen gue berpesannya "hati-hati yang pacaran bisa putus" atau "yang jomblo jadi bisa couple" bagi gue tetep "from friends to family". Jangan lupakan gue ya, keluarga KECIL Watuaji!!!
![]() |
| Keluarga KECIL Watuaji dan barang-barangnya |
![]() |
| Foto di grup WA |
Tuesday, December 22, 2015
22 Desember 2015 yang notabene dikenal dengan Hari Ibu. Terus ada pepatah juga yang baru aja gue baca, ternyata gak boleh ngerayain hari tersebut. Ya, gue gak rayain, tapi udah iseng aja bikin ini hehehe. Sayang ah gak di post :)
Terus karena lagi iseng juga, gue bikin satu lagi yang seperti ini hahahaha. Walau belom jadi official ibu, tapi figur seorang ibu akan segera kau dapatkan yah hihihi :)
![]() |
| Ibu, gak mau dipanggil Mama |
Terus karena lagi iseng juga, gue bikin satu lagi yang seperti ini hahahaha. Walau belom jadi official ibu, tapi figur seorang ibu akan segera kau dapatkan yah hihihi :)
![]() |
| Mamah |
Thursday, November 12, 2015
Pertama kalinya deh gue baru ngeuh kalo ternyata Hari Ayah itu ada juga, hahaha. Ya, walau berbeda beda juga ya tiap negara ngerayainnya. Di Indonesia, jatuh pada tanggal 12 November. Biar kekinian, gue bikin pula deh buat bapake tercinta :D
Karena keluarga-keluargaan gue juga ada lagi hahaha, akhirnya iseng-iseng bikin buat yang satu ini juga :D gapapa yah, kan bakalan jadi calon ayah juga buat nantinya yaaa
![]() |
| Bapakku endut |
Karena keluarga-keluargaan gue juga ada lagi hahaha, akhirnya iseng-iseng bikin buat yang satu ini juga :D gapapa yah, kan bakalan jadi calon ayah juga buat nantinya yaaa
![]() |
| Ayah |
Saturday, February 28, 2015
Saturday, December 27, 2014
Terima kasih banyak atas kerjasamanya kakak-kakak dan teman-teman BEM FEMA 2013-2014
Maaf kalo banyak salah selama setahun kepengurusan ya! Lots of love to y'all :*
Kesan dan Pesan buat kakak-kakak dan teman-teman PBOS:
Kak Yuda: ketua tatib MPF jadi ketua departemen PBOS 2013-2014. kesan pertama tuh ya, jutek. ternyata strong banget dan sabar abis! sukanya makanin sedotan ampe gepeng hahaha.
Kak Rani: kakak sekretaris. cantik dan baik bangeeet. bisa nari nyanyi memanah, apalagi memanah hatinya yah kak wkwkwk. kalo foto selalu keliatan giginya, kayak gue.
Kak Ami: money changernya PBOS hahaha. aktif dimanapun, suka nongkrong sampe ke sekret fakultas sebelah juga. ramping dan tinggi banget sih kaaak hihihi.
Kak Dhira: jago nyanyinya apalagi lagu TEGA hahaha. first impression tuh jutek, but she's sweet dan baiiiiiik binggo. suka rambutnya kakak, aku pengen.
Kak Ichal: flower boy PBOS yang jago art and sport. hobinya mandi-olahraga-mandi-main gitar/biola-mandi. katanya sakit kalo make behel hahaha kesiaaan.
Kak Phia: orang paling bersemangat se-entaro PBOS. lagi apapun, bakal rame abis sama kakak satu ini. kalo udah bercanda sama Patra tuh kocak banget hahaha.
Kak Febri: sukanya mobile dan sunda pisaaan. paling seneng sama kucing dan baper kalo kucingnya kenapa napa hahaha. hobinya itu adalah yang ada di tembok tulisan gymnasium.
Dikna: suka makan. makan terus. terus makan. hahaha. atlet basket FEMA yang selalu bersemangat nan baper. goldar B bangeeet and my super partner in crime!
Hamzah: always on. gapernah ada capenya dan selalu ada aja bisa bikin ketawa. idenya banyak banget nan kreatif. sukanya makan nasi goreng bara depan fotokopian acc putra wkwkwk.
Tiara: cabe, rempong, bawel untung cantik dan pinter. penyanyi tembang kenangan. serba bisa deh pokoknya. punya banyak teman.............pria hahaha
Patra: komandan yoghurt dan direktur keper-print-an. futsal mania yang bijak kalo lagi bener-bener serius. selalu ada lawakan dan motivator doa. btw, suaranya khas banget kalo ngomong hahaha.
Ana: gercep kalo udah tentang duit hehehe. my partner in crime juga nih kalo udah urus administrasi. baik bangeeet karena kuselalu dibolehin nebeng motor doi.
Pesannya untuk semuanyaaa, sukses selalu ya dan kita kan berjumpa lagi <333
PBOS? BERKARYA TANPA JARGON!!!
Maaf kalo banyak salah selama setahun kepengurusan ya! Lots of love to y'all :*
![]() |
| 1st RG |
![]() |
| foto kabinet |
| 1st Radept |
| Upgrading Part 1 |
| Last RG |
![]() |
| Equal |
Kesan dan Pesan buat kakak-kakak dan teman-teman PBOS:
Kak Yuda: ketua tatib MPF jadi ketua departemen PBOS 2013-2014. kesan pertama tuh ya, jutek. ternyata strong banget dan sabar abis! sukanya makanin sedotan ampe gepeng hahaha.
Kak Rani: kakak sekretaris. cantik dan baik bangeeet. bisa nari nyanyi memanah, apalagi memanah hatinya yah kak wkwkwk. kalo foto selalu keliatan giginya, kayak gue.
Kak Ami: money changernya PBOS hahaha. aktif dimanapun, suka nongkrong sampe ke sekret fakultas sebelah juga. ramping dan tinggi banget sih kaaak hihihi.
Kak Dhira: jago nyanyinya apalagi lagu TEGA hahaha. first impression tuh jutek, but she's sweet dan baiiiiiik binggo. suka rambutnya kakak, aku pengen.
Kak Ichal: flower boy PBOS yang jago art and sport. hobinya mandi-olahraga-mandi-main gitar/biola-mandi. katanya sakit kalo make behel hahaha kesiaaan.
Kak Phia: orang paling bersemangat se-entaro PBOS. lagi apapun, bakal rame abis sama kakak satu ini. kalo udah bercanda sama Patra tuh kocak banget hahaha.
Kak Febri: sukanya mobile dan sunda pisaaan. paling seneng sama kucing dan baper kalo kucingnya kenapa napa hahaha. hobinya itu adalah yang ada di tembok tulisan gymnasium.
Dikna: suka makan. makan terus. terus makan. hahaha. atlet basket FEMA yang selalu bersemangat nan baper. goldar B bangeeet and my super partner in crime!
Hamzah: always on. gapernah ada capenya dan selalu ada aja bisa bikin ketawa. idenya banyak banget nan kreatif. sukanya makan nasi goreng bara depan fotokopian acc putra wkwkwk.
Tiara: cabe, rempong, bawel untung cantik dan pinter. penyanyi tembang kenangan. serba bisa deh pokoknya. punya banyak teman.............pria hahaha
Patra: komandan yoghurt dan direktur keper-print-an. futsal mania yang bijak kalo lagi bener-bener serius. selalu ada lawakan dan motivator doa. btw, suaranya khas banget kalo ngomong hahaha.
Ana: gercep kalo udah tentang duit hehehe. my partner in crime juga nih kalo udah urus administrasi. baik bangeeet karena kuselalu dibolehin nebeng motor doi.
Pesannya untuk semuanyaaa, sukses selalu ya dan kita kan berjumpa lagi <333
PBOS? BERKARYA TANPA JARGON!!!
Sunday, September 28, 2014
Praktikum lapang selama dua hari, Sabtu-Minggu tanggal 13-14 September 2014 bersama kelas minor dan mayor KSH, naik angkot berbondong-bondong. Harusnya jam 5 udah berangkat, gue dateng jam setengah 6, jadi berangkatnya ga bareng teman-teman sekelompok, tapi ketemu Ghifari yang samanya juga telat dan akhirnya kita naik angkot kelompok 11.
Tiba di lokasi sekitar pukul 7 pagi. Diminta berkumpul di lapangan setelah kita selesai beres-beres. Awalnya sih yang telat berjajar di depan membentuk satu baris, dan tadinya mau kena hukum, tapi jatohnya hukuman satu kelas. Nyatanya, tidak jadi. Alhamdulillah
Bersama kak Bangkit yang kita sapa kak Bang, kelompok 12 melaksanakan kegiatan interpetasi jalur dan potensi obyek. Seetelah penjelasan lebih detail dan terperinci oleh kak Bang, kita akhirnya mengerti apa yang seharusnya kita lakukan. Jadi, pembagian kerja dimulai.
Ini adalah alat-alat yang kita gunakan untuk melakukan kegiatan tersebut.
1. Kompas
2. Meteran
3. Tali rafia
4. Klinometer
5. Tally sheet
6. Papan alas
7. Alat tulis
8. Milimeter blok
Kira-kira begitulah. Ada pun kamera maupun hp yang canggih dan tentunya yang kamereanya bagus digunakan untuk dokumentasi selama kegiatan.Ga kerasa, kita jalan dari jam 8an selesai jam 1 an. Capek sih tapi seru juga. Kocak aja selama perjalanan. Gue yang ga bisa diem, Dikna apalagi hahaha,Hamzah terutama ada aja kalakuannya. Yang keep calm tuh Fida sama Ghifari, mungkin karena pengalaman mereka seperti ini bukan yang pertama kali. Dinda fokus pada tujuan sama kayak Cici. Tapi lama kelamaan juga lawak lawakan hahaha. Gita si obsesi foto-foto kamera sampe selfie pun dijalanin. Kalo Iva, senyum terus susah senang tetap begitu hahaha sampe nggak fokus nyatet gara-gara tingkah anak-anak kelompok.
Hari pertama selesai, kita pindahkan hasil observasi itu ke dalam bentuk gambar di milimeter blok. Istilahnya, kita sedang menginterpretasikan jalur tersebut. Oh ya, jalan yang kita lalui dihitung per HM dimaan 1 HM itu sama dengan 100m. Hari itu, kita melalui sekitar 4HM dengan tambahan 2HM berbeda jalur. Ini saran dari Kak Bang yang sudah sangat ekspert, jadi kita tentu mengikutinya.
Kita akhirnya jalan-jalan dulu deh menyusuri sungai karena Hamzah penasaran banget. Gak sia-sia banget juga sih kita turun ke sungai, lumayan cucu kaki, foto-foto dan mengulur waktu kembali ke asrama sambil menunggu waktu sarapan. Sarapan tetap sarapan, tapi tidak lengkap dengan jajan hahaha dan kita beli pop mie untuk dimakan bersama-sama padahal waktu makan siang sebentar lagi.
Malamnya, kita kerjain petanya. Bagi tugas antaranya pencatat yang harus merapikan catatannya, pembuat peta, dan pendikte hahaha. Pendikte sih fleksibel aja ya karena kerjaannya hanya membacakan tulisan. Minum harus ada nih buat dia hahaha. Gatau bisa gimana pokoknya kita semua tidur malem, minimal jam 11 baru pada masuk asrama.
Besoknya, jam setengah 6 kita udah kumpul lagi untuk melanjutkan perjalanan. Kita nambah 2 HM aja karena dirasa sudah cukup. Kita bikin lagi petanyaan dan juga catatan rekap potensi obyek. Nah, ini ada-ada aja, segala kita belum memenuhi persyaratan tugas yang dimaksud, jadi kita harus menyelesaikannya. Tetap semangat lah biar lekas pulang walaupun terjadi miskom dan suasana sempat menjadi tidak enak hohoho.Masalah selesai, kita pulang dengan terkantuk-kantuk dan pikiran tugas yang menumpuk.
Over all, seru banget lah ya pengalaman pertama menaiki jalur semacam itu. Walaupun sebenernya itu jalur biasa aja daripada jalur kalo naik gunung. Gue sih itung-itung latihan hahaha tapi bawaannya harus diberatkan ye. Kapan-kapan bisa ke gunung deh soalnya menyusuri hutan udah pernah hahaha.
Foto-foto menyusul~~~
Tiba di lokasi sekitar pukul 7 pagi. Diminta berkumpul di lapangan setelah kita selesai beres-beres. Awalnya sih yang telat berjajar di depan membentuk satu baris, dan tadinya mau kena hukum, tapi jatohnya hukuman satu kelas. Nyatanya, tidak jadi. Alhamdulillah
Bersama kak Bangkit yang kita sapa kak Bang, kelompok 12 melaksanakan kegiatan interpetasi jalur dan potensi obyek. Seetelah penjelasan lebih detail dan terperinci oleh kak Bang, kita akhirnya mengerti apa yang seharusnya kita lakukan. Jadi, pembagian kerja dimulai.
Ini adalah alat-alat yang kita gunakan untuk melakukan kegiatan tersebut.
1. Kompas
2. Meteran
3. Tali rafia
4. Klinometer
5. Tally sheet
6. Papan alas
7. Alat tulis
8. Milimeter blok
Kira-kira begitulah. Ada pun kamera maupun hp yang canggih dan tentunya yang kamereanya bagus digunakan untuk dokumentasi selama kegiatan.Ga kerasa, kita jalan dari jam 8an selesai jam 1 an. Capek sih tapi seru juga. Kocak aja selama perjalanan. Gue yang ga bisa diem, Dikna apalagi hahaha,Hamzah terutama ada aja kalakuannya. Yang keep calm tuh Fida sama Ghifari, mungkin karena pengalaman mereka seperti ini bukan yang pertama kali. Dinda fokus pada tujuan sama kayak Cici. Tapi lama kelamaan juga lawak lawakan hahaha. Gita si obsesi foto-foto kamera sampe selfie pun dijalanin. Kalo Iva, senyum terus susah senang tetap begitu hahaha sampe nggak fokus nyatet gara-gara tingkah anak-anak kelompok.
Hari pertama selesai, kita pindahkan hasil observasi itu ke dalam bentuk gambar di milimeter blok. Istilahnya, kita sedang menginterpretasikan jalur tersebut. Oh ya, jalan yang kita lalui dihitung per HM dimaan 1 HM itu sama dengan 100m. Hari itu, kita melalui sekitar 4HM dengan tambahan 2HM berbeda jalur. Ini saran dari Kak Bang yang sudah sangat ekspert, jadi kita tentu mengikutinya.
Kita akhirnya jalan-jalan dulu deh menyusuri sungai karena Hamzah penasaran banget. Gak sia-sia banget juga sih kita turun ke sungai, lumayan cucu kaki, foto-foto dan mengulur waktu kembali ke asrama sambil menunggu waktu sarapan. Sarapan tetap sarapan, tapi tidak lengkap dengan jajan hahaha dan kita beli pop mie untuk dimakan bersama-sama padahal waktu makan siang sebentar lagi.
Malamnya, kita kerjain petanya. Bagi tugas antaranya pencatat yang harus merapikan catatannya, pembuat peta, dan pendikte hahaha. Pendikte sih fleksibel aja ya karena kerjaannya hanya membacakan tulisan. Minum harus ada nih buat dia hahaha. Gatau bisa gimana pokoknya kita semua tidur malem, minimal jam 11 baru pada masuk asrama.
Besoknya, jam setengah 6 kita udah kumpul lagi untuk melanjutkan perjalanan. Kita nambah 2 HM aja karena dirasa sudah cukup. Kita bikin lagi petanyaan dan juga catatan rekap potensi obyek. Nah, ini ada-ada aja, segala kita belum memenuhi persyaratan tugas yang dimaksud, jadi kita harus menyelesaikannya. Tetap semangat lah biar lekas pulang walaupun terjadi miskom dan suasana sempat menjadi tidak enak hohoho.Masalah selesai, kita pulang dengan terkantuk-kantuk dan pikiran tugas yang menumpuk.
Over all, seru banget lah ya pengalaman pertama menaiki jalur semacam itu. Walaupun sebenernya itu jalur biasa aja daripada jalur kalo naik gunung. Gue sih itung-itung latihan hahaha tapi bawaannya harus diberatkan ye. Kapan-kapan bisa ke gunung deh soalnya menyusuri hutan udah pernah hahaha.
Foto-foto menyusul~~~
Monday, June 2, 2014
Di penjelasan sebelumnya udah ada ya mengenai turlap itu apa hahaha, yak turun lapang. Kali ini destinasinya lain. Mata kuliahnya juga. Kelompoknya juga hihihi. Turlap kali ini menuju Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong selama 3 hari, 29 Mei-1 Juni 2014. Berikut "diari" tentang turlap kali ini ya :)
Jumat,
30 Mei 2014
Pukul
05.30 WIB saya bangun dan segera bersiap-siap untuk turlap persosped.
Diwajibkan pukul 06.00 WIB sudah berkumpul di depan Green TV. Saya tiba di
lokasi pukul 06.30 WIB dan suasana belum ramai. Angkot-angkot belum lengkap
bahkan ada yang menawarkan untuk menumpang angkot saat saya berjalan kaki
bersama kedua teman saya menuju lokasi berkumpulnya turlap persosped.
Tidak
berapa lama, salah satu asisten praktikum persosped memanggil kami untuk segera
membentuk barisan per kelompok. Acara pembukaan dan pelepasan keberangkatan turlap
persosped dibuka oleh Pak Fredian Tonny selaku koordinator mata kuliah
Perubahan Sosial dan Pak Sofyan Sjaf selaku koordinator mata kuliah Sosiologi
Pedesaan. Selain itu, sekapur sirih dari Pak Dwi Sadono selaku wakil dari Departemen
Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Beliau bertiga berpesan untuk
menjaga perilaku dan sikap sebagai mahasiswa yang membawa nama baik Institut
Pertanian Bogor serta mengerjakan turlap ini dengan ikhlas, mengabdi kepada
masyarakat untuk memajukan pertanian yang lebih baik.
Kloter
keberangkatan ada dua, yaitu kloter pagi dan kloter sore. Kami merupakan kloter
satu yang pada kenyataannya berangkat pukul 08.00 WIB setelah berfoto bersama
para dosen dan asisten praktikum persosped. Sebelum berangkat, kami diminta
untuk membawa tanaman Azalia yang didapatkan dari kebun belakang dekat asrama
putra. Kelompok kami terdiri atas lima orang dan kelompok 3 terdiri atas 7
orang berada dalam satu angkot. Perjalanan menuju Cigombong sekitar 2,5 jam.
Dalam perjalanan, angkot kami sempat “nyasar” ke arah Jungle sampai ke ujung.
Akhirnya, angkot kami berputar kembali menuju jalan yang benar. Kelompok kami
dan kelompok 3 menjadi kelompok yang terakhir sampai di kantor kecamatan
Cigombong
Jadi, beberapa
kelompok yang mendapatkan tiga desa di daerah Cigombong, yaitu Desa Cigombong,
Desa Wates Jaya dan Desa Tugu Jaya diminta untuk menghadiri upacara pembukaan
yang dilaksanakan di kantor kecamatan Cigombong. Acara dibuka oleh salah satu
aparat kecamatan dengan pesan untuk menjaga dan menyesuaikan sikap dan
kebiasaan kami di kota dengan di pedesaan manakala ada hal-hal yang tidak
sepantasnya dilakukan.
Setelah
itu, kami menuju rumah masing-masing. Saat itu, jam sudah menunjukkan pukul
11.30 WIB dimana sebentar lagi adalah pelaksanaan ibadah shalat Jumat sehingga
jalanan sepi dan kami cepat sampai di kediaman. Kami mendapatkan tempat singgah
di rumah bapak kepala RW 02 Desa Wates Jaya, yaitu Bapak Endang. Kami disambut
baik oleh keluarga tersebut dan kami telah melakukan negosiasi terhadap biaya
makan dan keperluan lainnya selama tiga hari ke depan.
Rencana
awal, kami akan melaksanakan penelitian setelah beristirahat sekitar pukul
15.00 WIB. Ternyata, hujan turun sangat deras hingga waktu ashar tiba.
Akhirnya, kami berangkat setelah melaksanakan ibadah shalat ashar. Kami
mengarah ke Taman Wisata Lido dimana kami telah mendapatkan informasi terkait
topik yang akan kami bahas dalam turlap persosped ini. Untungnya, bapak pemilik
rumah kami ini merupakan salah satu karyawan disana, yaitu sebagai salah satu
petugas unit keamanan. Belum sampai di sana, hujan kembali turun dengan
derasnya sehingga kami memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Kami
berteduh di warung kopi hingga waktu maghrib tiba. Kami memutuskan untuk
kembali ke rumah dan memikirkan rencana lain yang akan dilakukan.
Sekitar
pukul 21.00 WIB, anggota kelompok kami tiba, yaitu tiga orang dari kelompok
persos dengan memberi kabar bahwa dua anggota lainnya tidak dapat hadir
menyusul karena ada hal-hal yang tidak dapat ditinggalkan. Kami bercengkrama
dan tidak lupa menyusun rencana kegiatan esok hari. Pukul 23.00 WIB kami
memutuskan untuk beristirahat.
Sabtu,
31 Mei 2014
Waktu
menunjukkan pukul 06.00 WIB dan beberapa di antara kami telah melaksanakan
ibadah shalat subuh. Kami bersiap-siap untuk observasi lapang dan berangkat
pukul 08.00 WIB setelah sarapan. Kami dibagi menjadi dua tim yang terdiri atas
empat orang dengan masing-masing dua orang dari tim merupakan perwakilan dari
mata kuliah Perubahan Sosial dan Sosiologi Pedesaan. Kami akan melakukan
wawancara mendalam kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun kepada warga masyarakat
Desa Wates Jaya ini.
Kegiatan
wawancara dan observasi lapang berakhir pukul 16.30 WIB dan hujan mulai turun
kembali. Kami bertukar opini dan menceritakan hasil wawancara. Responden
wawancara kami berkisar 13 orang meliputi tokoh masyarakat, warga setempat,
serta aparat desa. Kami mengalami kendala terhadap topik karena permasalahan
mengenai konflik tidak ditemukan di desa ini. Akhirnya, kami memutuskan untuk
menunda mencari jalan keluar setelah dilakukannya turlap persosped karena kami
mendapatkan informasi bahwa ada pemutaran film pendek perdana dari salah satu
asisten praktikum mata kuliah Perubahan Sosial.
Kami
berangkat setelah sholat maghrib dan makan malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Lokasi pemutaran film bertempat di SD Negeri Cigombong 02 yang terletak di
belakang puskesmas. Perjalanan cukup dekat sehingga saat sesampainya di sana,
suasana masih belum kondusif. Kebanyakan penonton dari siswa-siswi sekolah
dasar serta beberapa warga asal Cigombong yang usut punya usut mereka merupakan
teman masa kecil maupun tetangga dari tim pelaksana acara tersebut.
Film
pendek ini berjudul “Laras di Ujung Senja” dengan waktu pemutaran film sekitar
27 menit. Film ini menceritakan sebuah kisah antara dua orang mahasiswa yang
sedang merajut cinta dengan kendala masalah masing-masing individunya. Satu
mahasiswa ini merupakan seorang pelajar yang memiliki cita-cita dan harapan
tinggi sedangkan mahasiswi, yaitu pacarnya memiliki masalah ekonomi keluarga.
Di situ diceritakan bahwa mahasiswi ini harus meninggalkan kuliah dan menikah
dengan laki-laki yang telah dijodohkan. Film ini fiktif dan lokasi pengambilan
gambar di Desa Cigombong. Rangkaian acara ini berlangsung selama 1,5 jam yaitu
pemutaran film, bincang-bincang dengan para pemain film, kuis berhadiah, dan
penampilan dari pengisi OST film pendek tersebut.
Minggu,
1 Juni 2014
Beberapa
anggota kelompok kami pulang terlebih dahulu karena ada keperluan sehingga
kelompok kami bersisakan enam orang. Agenda kami pagi itu adalah mengunjungi
Danau di Taman Wisata Lido. Kami mendapatkan informasi bahwa angkot kami akan
menjemput kami pulang pukul 09.00 WIB dan kami diharapkan untuk bersiap di
tempat kantor Desa Wates Jaya.
Setelah sarapan,
kami bersiap menuju danau. Sesampainya di sana, kami berbalik arah karena kami
tidak tahu akses menuju ke sana sedangkan waktu telah menunjukkan pukul 09.00
WIB. Akhirnya, kami kembali ke rumah dan izin pamit pulang kepada keluarga
Bapak Endang yang telah menerima kami selama tiga hari ke belakang. Kami tidak
lupa mengucapkan terima kasih dan memberikan beberapa bingkisan yang tidak
seberapa serta tanaman Azalia kepada keluarga Bapak Endang. Kami pulang pukul
10.00 WIB dengan angkot yang telah disediakan oleh panitia. Alhamdulillah,
tidak macet di perjalanan sehingga kami dapat lekas istirahat di kediaman
masing-masing.
![]() |
| kelompok 1 |
![]() |
| Kak Farah-me-Pak Ahmad (BPD Wates Jaya)-Iip |
![]() |
| Anput-warga setempat (lupa namanya)-Kak Koco |
![]() |
| bersama ibu kepala desa |
![]() |
| selfie :D |
Sunday, April 20, 2014
Turlap alias Turun Lapang ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perkuliahan yang telah direncanakan di awal semester genap ini terutama mata kuliah Sosiologi Pedesaan, Gender dan Pembangunan serta untuk tahun ini bagi kelas A dan minor adalah Pengembangan Masyarakat. Semester ganjil, gue dapet Pengemas sih nggak ada turlap. Entahlah, new semester new activity~
Turlap GDPengemas ini berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai 18-20 April 2014. Entah bagaimana prosesinya sehingga kedua matkul ini digabungkan kegiatan turlapnya sehingga mahasiswa yang mengikuti kegiatan turlap ini banyak dan membutuhkan sekitar 20 angkot menuju lokasi. Adapun lokasi turlap, yaitu di empat desa dekat daerah Jasinga terdiri atas Desa Cigudeg, Desa Sukamaju, Desa Sukaraksa, dan Desa Wargajaya.
Gue kelompok 2 yang bertempat di Desa Sukamaju pada Kampung Cilame. Tinggal serumah dengan kelompok 1 di rumahnya Bu Ela/Lela yang merupakan salah satu kader posyandu setelah kita telusuri.....hahaha telusuri ya bahasanya~
Anyway, sesampainya di sana, kita langsung leyeh-leyeh, ada juga yang jajan dan jalan-jalan (macam gue) dan yang paling miris adalah yang mencari-cari sinyal hahaha. Alhamdulillah, nggak dapat sinyal :") Oh ya, rangkaian kegiatan turlap telah direncanakan dengan matang.....cukup kurang matang sebenarnya karena gue mendapat kabar untuk beberapa teman di desa lain belum mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan, hehe.
Selama 3 hari dan 2 malam ini cukup seru dan kurang lama hahaha. Pasalnya, ini hanya turlap belum kegiatan KKP daaan masih ada turlapnya selanjutnya untuk matkul Sosped. Warga di sini cukup ramah dan sebagian besar mau berbagi informasi. Semoga informasi yang kita dapatkan cukup menjawab semua pertanyaan yang tersusun untuk makalah GDPengemas ini dan kita siap untuk presentasi di lokakarya, kegiatan selanjutnya yang belum tahu kapan hohoho.
Ditunggu pengalaman barunya turlap/turdes pada matkul Sosped. Semoga mendapatkan wawasan baru dan tidak hentinya belajar dari alam~
Turlap GDPengemas ini berlangsung selama 3 hari, yaitu mulai 18-20 April 2014. Entah bagaimana prosesinya sehingga kedua matkul ini digabungkan kegiatan turlapnya sehingga mahasiswa yang mengikuti kegiatan turlap ini banyak dan membutuhkan sekitar 20 angkot menuju lokasi. Adapun lokasi turlap, yaitu di empat desa dekat daerah Jasinga terdiri atas Desa Cigudeg, Desa Sukamaju, Desa Sukaraksa, dan Desa Wargajaya.
Gue kelompok 2 yang bertempat di Desa Sukamaju pada Kampung Cilame. Tinggal serumah dengan kelompok 1 di rumahnya Bu Ela/Lela yang merupakan salah satu kader posyandu setelah kita telusuri.....hahaha telusuri ya bahasanya~
Anyway, sesampainya di sana, kita langsung leyeh-leyeh, ada juga yang jajan dan jalan-jalan (macam gue) dan yang paling miris adalah yang mencari-cari sinyal hahaha. Alhamdulillah, nggak dapat sinyal :") Oh ya, rangkaian kegiatan turlap telah direncanakan dengan matang.....cukup kurang matang sebenarnya karena gue mendapat kabar untuk beberapa teman di desa lain belum mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan, hehe.
Selama 3 hari dan 2 malam ini cukup seru dan kurang lama hahaha. Pasalnya, ini hanya turlap belum kegiatan KKP daaan masih ada turlapnya selanjutnya untuk matkul Sosped. Warga di sini cukup ramah dan sebagian besar mau berbagi informasi. Semoga informasi yang kita dapatkan cukup menjawab semua pertanyaan yang tersusun untuk makalah GDPengemas ini dan kita siap untuk presentasi di lokakarya, kegiatan selanjutnya yang belum tahu kapan hohoho.
Ditunggu pengalaman barunya turlap/turdes pada matkul Sosped. Semoga mendapatkan wawasan baru dan tidak hentinya belajar dari alam~
![]() |
| Elsa-Audina-gue-Nia |
![]() |
| Kelompok 2 GDPengemas feat. Bu Lela atas: Nia-Kak Iva-Kak Erni-Bu Lela-Eja-Kak Evi-gue bawah: Caca-Audina-Kak Dipta |
![]() |
Saturday, April 19, 2014
7th Ecology Sport and Art Event
Fascinating Magic
7th ESPENT (Ecology
Sport and Art Event) merupakan olimpiade mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia
(FEMA) dalam bentuk kompetisi di bidang olahraga dan seni yang
diselenggarakan oleh Departemen PBOS (Pengembangan Olahraga dan Seni) BEM FEMA
IPB dengan tema “Fascinating Magic”. Adapun tujuan dari kegiatan 7th ESPENT adalah untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa FEMA di bidang
olahraga dan seni, meningkatkan rasa persaudaraan dan pemersatu antar mahasiswa
FEMA, meningkatkan kesehatan jasmani mahasiswa FEMA dan meningkatkan jiwa sportif dan semangat kerjasama dalam
tim, serta mempersiapkan kontingen FEMA untuk menghadapi Olimpiade Mahasiswa
IPB (OMI) dan IPB Art Contest (IAC).
Kegiatan 7th
ESPENT ini turut dimeriahkan oleh mahasiswa FEMA angkatan 47, 48, 49, 50 serta Ekstensi. Sepanjang rangkaian
dari acara kegiatan perlombaan 7th ESPENT, antusiasme dari para
peserta yang memiliki bakat di bidang olah raga dan seni serta para supporter dari masing-masing kontingen membuat
kegiatan 7th ESPENT ini sangat berkesan. Acara penutupan kegiatan 7th
ESPENT ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan adanya FANS (FEMA Appreciation Awards), malam
penganugerahan untuk para atlet dan seniman seluruh mahasiswa FEMA.
Rangkaian kegiatan perlombaan 7th ESPENT yang berlangsung selama dua minggu dimulai sejak tanggal 14-30 Maret 2014 dan diselenggarakan di Kampus IPB ini menghasilkan juara-juara dari setiap cabang perlombaan olahraga dan seni tradisional maupun modern. Perlombaan kegiatan 7th ESPENT diawali dengan Road to Espent, yaitu perlombaan untuk mencari MC dan pemilihan jingle ESPENT. Kemudian perlombaan dilanjutkan dengan perlombaan seni, perlombaan olahraga tradisional diikuti dengan olahraga modern serta di puncak acara kegiatan 7th ESPENT ini pada saat penutupan, yakni malam penganugerahan FEMA (FANS).
Rangkaian kegiatan perlombaan 7th ESPENT yang berlangsung selama dua minggu dimulai sejak tanggal 14-30 Maret 2014 dan diselenggarakan di Kampus IPB ini menghasilkan juara-juara dari setiap cabang perlombaan olahraga dan seni tradisional maupun modern. Perlombaan kegiatan 7th ESPENT diawali dengan Road to Espent, yaitu perlombaan untuk mencari MC dan pemilihan jingle ESPENT. Kemudian perlombaan dilanjutkan dengan perlombaan seni, perlombaan olahraga tradisional diikuti dengan olahraga modern serta di puncak acara kegiatan 7th ESPENT ini pada saat penutupan, yakni malam penganugerahan FEMA (FANS).
Sunday, April 6, 2014
Friday, March 28, 2014
Friday, March 21, 2014
Friday, March 14, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)


























































